PENGARUH VOLUME PERDARAHAN DAN SKOR GLASGOW COMA SCALE (GCS) SAAT MASUK RUMAH SAKIT TERHADAP KEJADIAN MORTALITAS PADA PASIEN STROKE PERDARAHAN INTRASEREBRAL DI RSUD DR.SOEDARSO PONTIANAK
Abstract
Latar Belakang. Stroke perdarahan intraserebral memiliki dampakkeluaran yang lebih fatal dibandingkan dengan jenis stroke lainnya.
Beberapa model prognostik untuk mortalitas dan keluaran fungsional
setelah terjadinya perdarahan intraserebral telah banyak dikemukakan
dan divalidasi. Glasgow Coma Scale (GCS) dan volume perdarahan telah
disebutkan sebagai prediktor yang paling kuat dibanding prediktor lain
meski bukan merupakan prediktor independen dari mortalitas pada stroke
perdarahan intraserebral. Tujuan. Penelitian dilakukan untuk melihat
pengaruh volume perdarahan dan skor GCS saat masuk rumah sakit
terhadap kejadian mortalitas pasien stroke perdarahan intraserebral.
Metodologi. Desain penelitian yang digunakan adalah kohort retrospektif.
Sampel berjumlah 82 pasien stroke perdarahan intraserebral yang
memenuhi kriteria inklusi dengan penelusuran rekam medis, diambil
dengan cara consecutive sampling. Hasil dan Kesimpulan. Analisis
multivariat menunjukkan bahwa skor GCS ≤8 memiliki pengaruh yang kuat
terhadap kejadian mortalitas pasien stroke perdarahan intraserebral (p
<0,001 dan OR= 31,40). Diameter perdarahan berpengaruh secara
signifikan terhadap kejadian mortalitas pasien stroke perdarahan
intraserebral di RSUD dr. Soedarso Pontianak jika digunakan bersamaan
dengan skor GCS saat masuk rumah sakit (OR=10,85).
Kata kunci: Volume perdarahan, Glasgow Coma Scale, stroke perdarahan
intraserebral
Downloads
Published
2015-08-12
Issue
Section
Articles