FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU MEMILIH PENOLONG PERSALINAN DI DESA SELALONG KECAMATAN SEKADAU HILIR

Authors

  • Henny Sri Agustina Ningsih .

Abstract

Latar belakang: Kesehatan ibu dan anak masih merupakan masalah
kesehatan di Indonesia, hal ini terlihat dari masih tingginya angka
kematian bayi. Angka kematian bayi di Desa Selalong tercatat sebesar 25
per 1.000 kelahiran hidup. Ini lebih tinggi dari target yang ingin dicapai
dalam Millenium Development Goals, yaitu menurunkan angka kematian
bayi sampai 23 per 1.000 kelahiran hidup. Tingginya angka kematian bayi
ini dapat disebabkan karena masih tingginya persentase persalinan di
rumah dengan penolong persalinan oleh tenaga dukun bayi. Tujuan:
Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku ibu dalam memilih
penolong persalinan di Desa Selalong Kecamatan Sekadau Hilir.
Metodologi: Penelitian ini merupakan survei analitik observasional
dengan desain cross sectional. Jumlah responden 43 orang. Analisis yang
dilakukan univariat, bivariat dan multivariat Hasil: Analisis bivariat
menunjukkan faktor-faktor yang memiliki hubungan bermakna dengan
perilaku memilih penolong persalinan (p=0,05) adalah pendidikan, sikap
dan kebudayaan. Hasil analisis multivariat menunjukan bahwa faktor sikap
dan kebudayaan merupakan faktor yang paling mempengaruhi perilaku
memilih penolong persalinan. Kesimpulan: Faktor yang paling
mempengaruhi perilaku memilih penolong persalinan adalah sikap dan
kebudayaan. Disarankan untuk melakukan promosi kesehatan, khususnya
dibidang kesehatan ibu dan anak, sehingga diharapkan dapat mengubah
cara pandang dan sikap ibu terhadap tenaga kesehatan.

Downloads

Published

2016-02-29