UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI INFUSA UMBI BAWANG DAYAK (Eleutherine americana (Aubl.) DAN DAUN MANGGA BACANG (Mangifera foetida L.) TERHADAP Staphylococcus aureus SECARA IN VITRO

Authors

  • Angga Dominius .

Abstract

Latar belakang: Staphylococcus aureus adalah bakteri yang sering
menyebabkan infeksi oportunistik. Beberapa strain bakteri ini telah
diketahui resistensi terhadap banyak antibiotik seperti antibiotik penicillin
dan β-lactam yang dikenal sebagai Methicillin-resistent S. aureus (MRSA).
Penelitian saat kini telah berusaha mencari agen antibakteri alternatif lain
untuk melawan S. aureus dari berbagai tanaman obat tradisional.
Penggunaan tanaman tradisional dalam pengobatan seperti umbi bawang
dayak dan daun mangga bacang telah menjadi kebiasaan pada
masyarakat Kalimantan Barat. Pola penggunakan tanaman obat sering
dilakukan dengan teknik perebusan dan dikombinasikan, sehingga hal ini
menjadi dasar pemilihan teknik kombinasi infusa tanaman dalam
penelitian ini. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
kandungan metabolit sekunder dan aktivitas antibakteri kombinasi infusa
umbi bawang dayak dan daun mangga bacang dengan menilai diameter
zona hambat yang terbentuk. Metodologi: penelitian ini adalah penelitian
eksperimental laboratorium secara in vitro dengan rancangan acak
lengkap posttest only control group design. Uji aktivitas antibakteri
dilakukan dengan metode cup plate dengan konsentrasi kombinasi infusa
100%, 85%, 70%, 55%, 40% dan 25%. Kontrol positif menggunakan
doksisiklin 30 µg/sumuran, kontrol negatif menggunakan aquades steril.
Medium untuk pengujian antibakteri menggunakan Mueller hinton agar
(MHA). Hasil: Kandungan metabolik sekunder kombinasi infusa adalah
flavonoid, tanin, saponin dan kuinon. Pada semua variasi konsentrasi
terbentuk diameter zona hambat namun tidak signifikan dengan diameter
minimum dan maksimum masing "“ masing sebesar 5,56 mm ± 3,74 pada
konsentrasi 25% dan 11,55 mm ± 0,34 pada konsentrasi 100%.
Kesimpulan: terdapat aktivitas antibakteri kombinasi infusa umbi bawang
dayak dan daun mangga bacang terhadap   Staphylococcus aureus.
Kata Kunci: antibakteri, Staphylococcus aureus, bawang dayak, mangga
bacang, infusa.

Downloads

Published

2016-03-17