POLA BAKTERI, RESISTENSI DAN SENSITIVITASNYA TERHADAP ANTIBIOTIK BERDASARKAN HASIL KULTUR PADA SPESIMEN PUS DI RUMAH SAKIT UMUM DOKTER SOEDARSO PONTIANAK TAHUN 2011-2013

Authors

  • Nurmala .

Abstract

Latar Belakang: Pus merupakan hasil dari proses infeksi bakteri.
Penanganannya adalah dengan pemberian antibiotik. Namun pemberian
antibiotik sering menimbulkan resistensi. Salah satu upaya untuk
mengurangi terjadinya resistensi dan untuk mengoptimalkan penggunaan
antibiotik, pemberian antibiotik harus berdasarkan informasi mengenai
pola bakteri penyebab infeksi dan pola kepekaan bakteri terhadap
antibiotik. Tujuan: Untuk mengetahui pola bakteri, resistensi dan
sensitivitasnya terhadap antibiotik berdasarkan hasil kultur pada
spesismen pus di RSU dr.Soedarso Pontianak tahun 2011-2013.
Metodologi: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan
retrospektif. Sampel penelitian adalah hasil pemeriksaan kultur dan uji
kepekaan spesimen pus pasien RSU dr. Soedarso yang diperiksa di ULK.
Data di olah secara deskriptif, dengan menggunakan tabel dan grafik.
Hasil: Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 111 sampel. Terdapat 21
jenis bakteri. Bakteri Gram-negatif lebih banyak ditemukan dari pada
bakteri Gram-positif, yaitu 70,73% dan 29,27%. Tiga bakteri terbanyak
adalah Citrobacter freundii (18,02%), Pseudomonas aeruginosa (17,12%)
dan Staphylococcus epidermidis (15,32%). Secara keseluruhan, resistensi
tertinggi bakteri adalah terhadap metronidazol (96,43%), sefaleksin
(95,83%), sefuroksim (92,16%), oksasilin (91,67%) dan sefadroksil
(91,53%) dan sensitivitas tertinggi bakteri terhadap piperasilin/ tozobaktam
(89,66%), meropenem (82,89%), imepenem (78,08%), amikasin (76,34%),
fosfomisin/trometamol (59,49%) dan levofloksasin (56,06%). Kesimpulan:
Tiga bakteri terbanyak adalah Citrobacter freundii, Pseudomonas
aeruginosa dan Staphylococcus epidermidis. Bakteri Gram-negatif lebih
banyak dari pada bakteri Gram-positif. Secara keseluruhan resistensi
tertinggi bakteri adalah terhadap metronidazol, sefaleksin, sefuroksim,
oksasilin dan sefadroksil dan sensitivitas tertinggi bakteri terhadap
piperasilin/ tozobaktam, meropenem, imepenem, amikasin, fosfomisin/
trometamol dan levofloksasin.

Kata kunci: Bakteri, Antibiotik, Resistensi, Sensitivitas, Pus

Downloads

Published

2016-03-29