KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU PADA PEKERJA DI LABORATORIUM MIKROBIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT PERSAHABATAN JAKARTA

Authors

  • Ria Mayasari .

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Tuberkulosis (TB) saat ini masih merupakan penyakit utama
masyarakat dunia yang menyebabkan kematian. Pekerja laboratorium mikrobiologi memiliki
resiko tinggi terkena infeksi. Namun penelitian tentang kejadian TB pada petugas kesehatan
yang bekerja di Rumah Sakit di Indonesia belum manjadi perhatian. Padahal dalam kenyataan
Indonesia adalah penyumbang infeksi TB ketiga terbesar di dunia setelah Cina dan India.
Tujuan: Untuk mengetahui angka kejadian Tuberkulosis Paru yang terjadi selama masa kerja
pada pekerja di Laboratorium RSUP Persahabatan Jakarta.
Metodologi : Desain penelitian deskriptif dengan uji potong lintang. Sampel penelitiannya
adalah pekerja di Laboratorium RSUP Persahabatan Jakarta. Penelitian dilakukan pada periode
2-14 Juni 2009. Metode pengambilan sampel non-probability dengan menggunakan consecutive
sampling. Data diolah dengan menggunakan Microsoft Offices Excel 2009. Instrumen yang
digunakan menggunakan kuesioner.
Hasil: Sebanyak 22 pekerja di laboratorium yang mengikuti wawancara, 1 diantaranya (5,2%)pernah menderita TB positif selama bekerja di laboratorium sebagai analis, sedangkan 21 orang
lainnya (94,8%) digolongkan kedalam TB negatif.
Kesimpulan: Pekerja di Laboratorium mikrobiologi RSUP Persahabatan Jakarta masih beresiko
untuk terinfeksi tuberkulosis. Faktor resiko individu yang mempengaruhi seorang pekerja untuk
terkena infeksi tuberkulosis adalah jenis pekerjaan sebagai analis.

Downloads

Published

2016-04-01