HUBUNGAN MASA GESTASI, BERAT LAHIR, DAN USIA AYAH DENGAN KEJADIAN SKIZOFRENIA PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT JIWA SUNGAI BANGKONG PONTIANAK

Authors

  • Bimo Juliansyah .

Abstract

Latar Belakang: Skizofrenia merupakan salah satu bentuk gangguan jiwa
berupa sindrom dengan variasi etiologi serta perjalanan penyakit yang
luas. Etiologi dari skizofrenia dipengaruhi salah satunya oleh faktor
biologis. Masa gestasi, berat lahir, dan usia ayah diyakini dapat menjadi
faktor risiko kejadian skizofrenia. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan
antara masa gestasi, berat lahir, dan usia ayah dengan kejadian
skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Sungai Bangkong Pontianak. Metode:
Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan case
control. Sampel dipilih
dengan teknik convenience sampling. Sampel
dikelompokkan menjadi kelompok kasus yaitu pasien skizofrenia
sebanyak 49 sampel dan kelompok kontrol yaitu pasien gangguan jiwa
selain skizofrenia sebanyak 49 sampel. Pengumpulan data dilakukan
berdasarkan pengumpulan data primer. Data kemudian dianalisis dengan
uji Fisher dan dihitung odds ratio menggunakan SPSS 20.
Hasil: Hasil uji
Fisher menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara masa
gestasi, berat lahir, dan usia ayah dengan kejadian skizofrenia di Rumah
Sakit Jiwa Sungai Bangkong Pontianak. Kesimpulan: Tidak terdapat
hubungan yang signifikan antara masa gestasi, berat lahir, dan usia ayah
dengan kejadian skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Sungai Bangkong
Pontianak.

Kata kunci : Skizofrenia, masa gestasi, berat lahir, usia ayah

Downloads

Published

2016-04-20