HUBUNGAN PERILAKU OPEN DEFECATION TERHADAP KEJADIAN DIARE DI KECAMATAN SAJAD KABUPATEN SAMBAS
Abstract
Latar Belakang: Diare merupakan masalah kesehatan masyarakat dinegara berkembang. Kementrian kesehatan mengembangkan teknik
pendekatan perilaku hidup bersih dan sehat, yaitu dengan pendekatan
Community Led Total Sanitation (CLTS) yang pada akhirnya bisa mengubah
kebiasaan Open Defecation menjadi Open Defecation Free (ODF), dengan
harapan dapat mengurangi bahkan mencegah penyakit diare. Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku Open
Defecation dengan kejadian diare di Kecamatan Sajad Kabupaten Sambas.
Metodologi: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan
pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel secara cluster sampling
sehingga didapatkan sampel 100 keluarga. Data yang diperoleh kemudian
dianalisis menggunakan teknik uji chi-square dan ditampilkan dalam bentuk
tabel. Hasil: Hasil wawancara didapatkan 27% keluarga yang masih
berperilaku Open Defecation dan didapatkan 26% keluarga yang anggota
keluarganya pernah mengalami diare sejak sebulan terakhir. Hasil analisis
menunjukkan terdapat hubungan antara perilaku Open Defecation terhadap
kejadian diare (p=0,000). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara perilaku
Open Defecation terhadap kejadian diare di Kecamatan Sajad Kabupaten
Sambas.
Kata kunci: Perilaku, Open Defecation, Open Defecation Free (ODF), diare
Downloads
Published
2016-07-28
Issue
Section
Articles