HUBUNGAN ANEMIA DAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL DI PUSKESMAS ALIANYANG PONTIANAK
Abstract
Latar Belakang?Anemia merupakan salah satu masalah utamakesehatan di dunia. Prevalensi anemia masih cukup tinggi pada wanita
usia reproduksi, khususnya selama kehamilan.
Tujuan?Mengetahui distribusi karakteristik ibu hamil yang anemia dan
hubungannya dengan anemia dalam kehamilan.
Metodologi?Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan
pendekatan cross sectional dan untuk menganalisis data menggunakan uji
Kruskal-Wallis. Data diambil dari rekam medik dan kuesioner yang
diberikan kepada ibu hamil yang anemia di Puskesmas Alianyang
Pontianak. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 78 ibu hamil yang
anemia.
Hasil?Jumlah ibu hamil anemia dengan kadar Hb 7-9,9 gr% sebanyak
76,9%. Kelompok usia terbanyak adalah kelompok usia reproduksi sehat
sebanyak 74,4%. Kelompok gravida terbanyak adalah multigravida
sebanyak 52,6%. Kelompok usia kehamilan terbanyak pada trimester II
sebanyak 52,6%. Kelompok jarak kehamilan terbanyak pada kelompok
hamil pertama kalinya sebanyak 44,9%. Kelompok tingkat pendidikan
terbanyak pada tingkat rendah sebanyak 56,4%. Kelompok total
pendapatan keluarga terbanyak pada total pendapatan rendah sebanyak
53,8%. Kelompok frekuensi ANC terbanyak pada K1 sebanyak 30,8%.
Kelompok tingkat kepatuhan mengkonsumsi tablet besi pada tingkat
cukup sebanyak 53,8%.
Kesimpulan? Dari 8 karakteristik, hanya 2 karakteristik yang memiliki
hubungan bermakna dengan anemia dalam kehamilan yaitu jarak
kehamilan dan total pendapatan keluarga.
Kata kunci: anemia-karakteristik ibu hamil
Published
2013-04-08
Issue
Section
Articles