Hubungan antara Nilai Ankle Brachial Index dan Gangguan Fungsi Kognitif pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Purnama Kota Pontianak

Authors

  • Najla .

Abstract

 




Latar Belakang. Diabetes Melitus merupakan penyakit kronik yang dapat menimbulkan komplikasi akut maupun kronik seperti penyakit penyumbatan pembuluh   darah,   baik   mikrovaskular   maupun   makrovaskular.   Ankle   Brachial Index (ABI) adalah salah satu pemeriksaan untuk mendeteksi adanya gangguan vaskular yang non-invasif, objektif, murah, serta memiliki keakuratan yang tinggi. Gangguan pembuluh darah baik mikrovaskular maupun makrovaskular yang berkepanjangan, dapat memunculkan gangguan pada   sirkulasi darah di otak yang   dapat menimbulkan gangguan kognitif. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan potong lintang. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, wawancara dan pengukuran langsung. Besar sampel yakni 80 orang diambil secara consecutive sampling. Data dianalisis menggunakan     uji     Chi     Square. Hasil. Uji     statistik     menunjukkan     terdapat hubungan yang bermakna antara nilai ABI dengan gangguan fungsi kognitif pada penderita   diabetes   melitus   tipe   2   (p=0.000).   Kesimpulan. Nilai   ABI   yang abnormal berhubungan dengan terganggunya fungsi kognitif pada penderita DM tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Purnama Kecamatan Pontianak Selatan Kota Pontianak Kata kunci: Gangguan Fungsi Kognitif, Ankle Brachial Index.

Downloads

Published

2016-08-08