PENGARUH PEMBERIAN ASTAXANTHIN TERHADAP AKTIVITAS SPESIFIK ENZIM KATALASE JARINGAN HEPAR TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI FORMALDEHID SECARA ORAL

Authors

  • Wahyu Fathurrachman .

Abstract

Latar Belakang: Formaldehid merupakan zat yang banyak
disalahgunakan, sebagai contohnya sebagai pengawet makanan.
Paparan formaldehid yang berlebihan dapat merusak hepar melalui stress
oksidatif dan menurunkan jumlah antioksidan alami dalam tubuh, salah
satunya katalase. Pemberian astaxanthin sebagai antioksidan eksogen
diharapakan dapat meningkatkan aktivitas spesifik enzim katalase.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian
astaxanthin terhadap aktivitas spesifik enzim katalase pada jaringan hepar
tikus putih (Rattus norvegicus) jantan galur wistar yang diinduksi
formaldehid secara oral. Metodologi: Desain penelitian ini merupakan
eksperimental murni dengan rancangan posttest-only control group
design. Dalam penelitian ini digunakan sebanyak 30 tikus yang dibagi
menjadi 5 kelompok: kelompok kontrol normal: kelompok kontrol negatif
hanya diberi induksi formaldehid; kelompok dosis 1 diberikan astaxanthin
12mg/hari; kelompok dosis 2 astaxanthin 24 mg/hari; kelompok dosis 3
diberikan astaxanthin 48 mg/hari. Aktivitas spesifik enzim katalase
jaringan hepar diuji dengan metode Mates kemudian data dianalisis
dengan One Way ANOVA dilanjutkan Post Hoc Test LSD. Hasil:. Tidak
terdapat perbedaan bermakna pada aktivitass spesifik enzim katalase
jaringan hepar antara kelompok kontrol positif, kontrol negatif, dosis
astaxanthin 12 mg/hari, dosis astaxanthin 24 mg/hari, dan dosis
astaxanthin 48 mg/hari (One Way ANOVA>0,05). Kesimpulan:
Pemberian astaxanthin tidak menyebabkan peningkatan bermakana pada
aktivitas spesifik enzim katalase jaringan hepar pada tikus galur wistar
yang diinduksi formaldehid secara oral.

Downloads

Published

2018-05-17