HUBUNGAN LAMA MENJALANI MASA PIDANA DENGAN TINGKAT KECEMASAN NARAPIDANA REMAJA DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK PONTIANAK

Authors

  • Andini Puji Astuti .

Abstract

Latar belakang: Kecemasan adalah suatu sinyal yang memperingatkan
adanya bahaya yang mengancam dan memungkinkan seseorang
mengambil tindakan untuk mengatasi ancaman. Kecemasan menjadi
salah satu masalah kesehatan mental yang dirasakan oleh penghuni
lembaga pemasyarakatan. Lamanya masa hukuman dapat memunculkan
gejala kecemasan pada narapidana. Tujuan: Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui hubungan antara lama menjalani masa pidana dengan
tingkat kecemasan narapidana remaja di Lembaga Pembinaan Khusus
Anak Pontianak. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik
dengan pendekatan potong lintang. Data diambil dari 34 responden
melalui pengukuran langsung terhadap tingkat kecemasan dengan
instrumen Beck Anxiety Inventory (BAI). Data diolah dengan uji korelasi
Spearman dan menggunakan SPSS 22.0. Hasil: Uji statistik menunjukkan
tidak terdapat hubungan yang bermakna antara lama menjalani masa
pidana dengan tingkat kecemasan narapidana remaja (p = 0,084),
(r = -0,301). Nilai koefisien korelasi menunjukkan korelasi yang negatif
dengan kekuatan korelasi yang sangat lemah dan tidak bermakna secara
klinis. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara
lama menjalani masa pidana dengan tingkat kecemasan narapidana
remaja di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Pontianak.

Downloads

Published

2018-05-17