HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KETERATURAN MINUM OBAT PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS PERUMNAS II KECAMATAN PONTIANAK BARAT

Authors

  • Yosefa Rosari Violetta .

Abstract

Latar belakang: Tuberkulosis paru (TBC paru) merupakan penyakit infeksi
yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Untuk mengurangi
angka kematian dan kesakitan pasien TBC paru WHO menerapkan suatu
strategi Directly Observed Treatment-Shortcourse (DOTS). Keberhasilan
strategi ini bergantung pada keteraturan minum obat pasien dalam batas
waktu berkisar dari 6-9 bulan. Permasalahan yang sering terjadi ialah
kurangnya kesadaran pasien untuk minum obat secara teratur. Dukungan
keluarga berupa moral serta emosional dimungkinkan memiliki hubungan
dengan kesadaran pasien untuk minum obat secara teratur sampai ia
sembuh. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga
dengan keteraturan minum obat pasien tuberkulosis paru di Puskesmas
Perumnas II Kecamatan Pontianak Barat. Metodologi: Penelitian ini
merupakan penelitian analitik dengan desain potong lintang menggunakan
kuesioner dukungan keluarga dan data kartu pengobatan pasien TBC paru.
Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Perumnas II Kecamatan Pontianak
Barat. Sebanyak 40 pasien TBC paru menjadi sampel pada penelitian ini.
Hasil penelitian diuji dengan uji hipotesis Chi-square (x
2
) dan dilanjutkan
dengan uji alternatif Fisher. Hasil: Sebanyak 52,5% mendapat dukungan
keluarga tinggi dan 97,5% pasien TBC paru teratur minum obat. Berdasarkan
analisis statistik diperoleh nilai signifikansi (p) Chi-square (x
2
) 0,000
dikarenakan ada syarat pengujian yang tidak terpenuhi maka analisis
dilanjutkan dengan uji alternatif Fisher dan didapatkan Fisher"™s exact test
0,025. Kesimpulan: Terdapat hubungan bermakna antara dukungan
keluarga dengan keteraturan minum obat pasien TBC paru di Puskesmas
Perumnas II Kecamatan Pontianak Barat.
Kata kunci: Tuberkulosis paru, dukungan keluarga, keteraturan minum obat

Downloads

Published

2018-11-05