PENGARUH PAJANAN AKUT FORMALDEHID PER ORAL TERHADAP GAMBARAN HISTOLOGIS SEL PIRAMIDAL HIPOKAMPUS TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN DEWASA GALUR WISTAR
Abstract
Latar Belakang: Formaldehid banyak disalahgunakan sebagai bahan pengawet
makanan dan beredar luas dimasyarakat. Penggunaan formaldehid berlebihan
dapat menyebabkan kerusakan berbagai jaringan, termasuk otak. Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pajanan formaldehid akut
per oral terhadap gambaran histologi sel piramidal pada hipokampus tikus
Metode: Penelitian ini merupakan eksperimental murni dengan rancangan acak
lengkap posttest only control group design. Dua puluh empat tikus jantan galur
wistar dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kontrol normal (N); perlakuan 1 (P1);
perlakuan 2 (P2); dan perlakuan 3 (P3). Kelompok perlakuan diberikan akuades
3 ml, formaldehid dosis 50, 100, dan 200mg/kgBB selama 14 hari. Setelah
perlakuan, hewan coba dimatikan dan dibuat preparat histologi otak dengan
pewarnaan Hematoksilin-Eosin. Pengamatan dilakukan dengan mikroskop
cahaya pada perbesaran objektif 40x. Variabel data adalah rerata jumlah sel
piramidal normal dan rusak. Data dianalisis menggunakan Kruskal Wallis dan
dilanjutkan Mann-Whitney Test. Hasil: Analisis menunjukkan terdapat
peningkatan signifikan dari persentase kerusakan sel pramidal hipokampus pada
kelompok perlakuan terhadap kelompok kontrol normal setelah pajanan
formaldehid akut per oral. Perubahan gambaran sel piramidal yang ditemukan
inti neuron piknotik, sitoplasma gelap, padat, dan batas tidak teratur.
Kesimpulan: Pajanan formaldehid akut per oral menyebabkan perubahan
gambaran sel piramidal pada hipokampus.
Kata Kunci: Formaldehid, sel piramidal, hipokampus, pajanan akut.