Domestikasi Tumbuhan Potensi Obat Ciplukan (Physalis angulata L.) dengan Aplikasi Mikoriza Arbuskula dan Pupuk NPK
Abstract
Latar Belakang. Kalimantan Barat dengan hutan tropisnya memiliki keanekaragaman hayatiyang cukup tinggiyang tumbuh di berbagai jenis tanah, baik tanah podsolik, aluvial, maupun gambut. Khusus tanah gambut, yang
memiliki tingkat kejenuhan basa dan kesuburan tanah yang rendah, bereaksi masam, banyak senyawa toksik,
pathogen tanah yang tinggi, ternyata memiliki beberapa jenis tumbuhan pionir yang mampu tumbuh di kondisi
lingkungan tumbuh yang suboptimal tersebut. Salah satu tumbuhan liar yang mampu beradaptasi di lahan
gambut adalah ciplukan (Physalis angulata L.). Metodologi. Penelitian disusun dengan Split Plot Design.
Perlakuan terdiri atas 2 Faktor. Faktor I adalah faktor mikoriza arbuskula (M) sebagai petak utama, terdiri dari
2 taraf ( m0= tanpa mikoriza arbuskula, dan m1 = dengan mikoriza arbuskula). Faktor II adalah pemupukan (P),
yaitu taraf pupuk yang semakin berkurang , terdiri dari 5 taraf (p0 = 100% pupuk rekomendasi ; p1 = 75%
pupuk rekomendasi; p2 = 50% pupuk rekomendasi; p3 = 25%pupuk rekomendasi ; p4 = 0% pupuk
rekomendasi / tanpa pemupukan). Setiap kombinasi perlakuan diulang 3 kali, setiap ulangan terdiri dari 3
sampel, sehingga terdapat 90 satuan . Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa Faktor tunggal mikoriza dan
pemupukan NPK pada tanaman ciplukan memberikan pengaruh sangat nyata pada semua variabel pengamatan,
sedangkan interaksi kedua faktor tidak memberikan pengaruh nyata terhadap seluruh variabel pengamatan.
Pemberian pupuk mikoriza meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman, diameter batang, jumlah cabang
produktif, mempercepat munculnya bunga, jumlah buah pertanaman, dan berat buah pertanaman.
Kesimpulan. Terjadi perbaikan pertumbuhan dan hasil untuk semua variabel pengamatan dengan aplikasi
pupuk hayati Mikoriza, serta diketahui pertumbuhan dan hasil ciplukan lebih baik pada aplikasi pupuk NPK
yang lebih efisien hingga 50% pemupukan.
Kata kunci : mikoriza arbuskula, ciplukan, efisiensi pemupukan
Downloads
Published
2019-03-20
Issue
Section
Articles