Pengaruh Penghentian Pajanan Monosodium Glutamat terhadap Kadar Malondialdehid Jantung Tikus Putih (Rattus norvegicus) Jantan Dewasa

Authors

  • Andi Wijaya .

Abstract

Latar Belakang. Monosodium glutamat (MSG) adalah salah satu bahan   tambahan       makanan       yang       apabila       dikonsumsi       berlebihan       dapat   menimbulkan kerusakan pada beberapa bagian tubuh dan memicu stres  

oksidatif yang dapat mengakibatkan kerusakan sel.   Metode.     Penelitian   ini   merupakan   studi   in   vivo   dengan   pendekatan eksperimental murni. Sebanyak 27 ekor tikus dibagi menjadi 9   kelompok

yaitu Kelompok kontrol (aquadest) Kelompok 1 (MSG 4g/kgBB),   Kelompok 2 (MSG 6g/kgBB) masing-masing diberikan pajanan selama 28   hari, tikus dimatikan pada hari   ke 1, ke 29 dan ke 57 pasca penghentian   pajanan).     Data     dianalisis     menggunakan     uji     One-way     ANOVA     yang   dilanjutkan dengan uji Post-Hoc LSD. Hasil. Tidak terdapat perbedaan   bermakna   antara   rerata   kadar   MDA   hari   ke-1,   ke-29,   dan   terdapat   perbedaan bermakna antar kelompok pada hari ke-57 pasca penghentian   pajanan MSG. Kesimpulan. Terjadi peningkatan kadar MDA jantung   tikus   putih   (Rattus   norvegicus)   jantan   dewasa   setelah   penghentian   pajanan MSG.  

Kata Kunci: MSG, stress oksidatif, kadar MDA, jantung  

Downloads

Published

2019-05-08