GAMBARAN KEBERHASILAN PENGOBATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU BTA POSITIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA TAHUN 2016-2017

Authors

  • April Lusi Triningsih .

Abstract

Latar Belakang: Angka keberhasilan pengobatan (SR) merupakan
indikator yang digunakan sebagai evaluasi pengobatan TB yang
merupakan penjumlahan angka kesembuhan dan angka pengobatan
lengkap. Di Puskesmas Sungai Kakap diketahui keberhasilan pengobatan
sebesar 78% pada tahun 2016 dan sebesar 90% pada tahun 2017.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran keberhasilan
pengobatan pada pasien TB Paru BTA positif di Wilayah kerja Puskesmas
Sungai Kakap kabupaten Kubu Raya tahun 2016-2017. Metodologi:
Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan
studi case series. Total sampel sebanyak 55 orang menggunakan telaah
dokumen formulir TB 03 dan kuesioner. Pengambilan sampel dilakukan
dengan metode purposive sampling yaitu dengan cara consecutive
sampling. Data dianalisis dengan analisis univariat. Hasil: Mayoritas
responden adalah laki-laki (60%), 54,4% responden dengan umur 26-45
tahun, 44,7% responden dengan pendidikan dasar, pengetahuan
responden sebagaian besar adalah kurang (49,1%), 56,4% responden
yang bekerja, 61,8% responden memiliki penghasilan perbulan ≤
2.075.000, 65,5% responden bukan perokok, 58,2% responden dengan
akses jauh ke pelayanan kesehatan. Sebagian besar responden
merupakan pasien baru dengan pengobatan kategori I (74,5%). Sebagian
besar PMO berasal dari keluarga (83,6%) dan sebagian besar PMO
berperan baik (56%). Mayoritas motivasi responden baik (56%) dari diri
sendiri, motivasi sedang dari keluarga (47%) dan motivasi kurang dari
petugas kesehatan (47%). Kesimpulan: Pengetahuan, peran PMO serta
motivasi baik dari diri sendiri, keluarga maupun petugas kesehatan
mendukung keberhasilan pengobatan pasien.

Kata Kunci: TB Paru, Keberhasilan Pengobatan, Karakteristik Individu,
Tipe pasien, Kategori Pengobatan, PMO, Peran, Motivasi.

Downloads

Published

2019-05-17