HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG TB PARU, STATUS GIZI, RIWAYAT KONTAK KELUARGA, DAN RIWAYAT MEROKOK PASIEN YANG BEROBAT KE UP4 DENGAN KEJADIANNYA DI UP4 KOTA PONTIANAK

Authors

  • Sari Anugrah .

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan
oleh kuman Mycobacterium tuberculosis.
1
Walaupun pengobatan TB yang
efektif sudah tersedia tapi sampai saat ini TB masih menjadi masalah
kesehatan dunia yang utama. Pada bulan Maret 1993 WHO (World Health
Organization) mendeklarasikan TB sebagai Global Health Emergency. TB
dianggap sebagai masalah kesehatan dunia yang penting karena lebih
kurang sepertiga penduduk dunia terinfeksi mycobacterium tuberculosis.

Pada tahun 2010, WHO mencatat kejadian TB di dunia adalah 8,8 juta
kasus dengan 1,1 juta kematian akibat TB.
3
Berdasarkan data WHO tahun 2009 menyatakan jumlah penderita
tuberculosis di Indonesia sekitar 429 ribu atau berada di posisi kelima di
dunia setelah India, Cina, Afrika Selatan, dan Nigeria.
4
Namun, laporan
WHO pada tahun 2011, mencatat peringkat Indonesia naik ke posisi
empat dengan jumlah penderita TB  tahun 2010 sebesar 450 ribu orang.
Kasus TB paru di Indonesia merupakan kasus penyebab kematian
utama ketiga setelah penyakit jantung dan saluran pernafasan. Risiko
penularan setiap tahun (Annual Risk of Tuberculosis Infection = ARTI) di
Indonesia dianggap cukup tinggi dan bervariasi antara 1-2 %. Hal ini
berarti pada daerah dengan ARTI sebesar 1 %, setiap tahun diantara
100.000 penduduk, maka 100 (seratus) orang akan terinfeksi.

Downloads

Published

2014-04-11