UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL BIJI PINANG (Areca catechu L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN GALUR WISTAR
Abstract
Latar Belakang: Pinang merupakan salah satu tumbuhan di Indonesiayang bijinya secara tradisional digunakan sebagai obat luka.
Penyembuhan luka merupakan proses yang kompleks sehingga usaha
untuk menemukan suatu agen penyembuhan luka yang efektif terus
dilakukan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah
ekstrak etanol biji pinang berkhasiat dalam penyembuhan luka dan
mengetahui konsentrasi ekstrak etanol biji pinang yang efektif dalam
penyembuhan luka sayat. Metodologi: Ekstrak etanol biji pinang
diperoleh dari proses maserasi dengan etanol 70%. Ekstrak diberikan
secara topikal dalam tiga tingkatan konsentrasi yaitu 1%, 2%, dan 4%
dengan pengenceran menggunakan larutan CMC 0,5%. Ekstrak diujikan
terhadap luka sayat sepanjang 2 cm pada punggung tikus. Kontrol positif
yang digunakan adalah solusio Povidone Iodine, sedangkan kontrol
negatif diberikan larutan CMC 0,5% sebagai plasebo. Hasil: Hasil
penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol biji pinang konsentrasi 1%,
2% dan 4% memiliki perbedaan yang signifikan dengan kontrol negatif
(p<0,05), serta konsentrasi 2% dan 4% tidak memiliki perbedaan yang
signifikan dengan kontrol positif (p>0,05). Kesimpulan: Ekstrak etanol biji
pinang dapat mempercepat penyembuhan luka sayat pada tikus putih
jantan galur wistar dengan konsentrasi efektif sebesar 2%
Kata Kunci: Penyembuhan luka, luka sayat, ekstrak etanol, biji pinang,
Areca catechu L.
Downloads
Published
2014-04-11
Issue
Section
Articles