INSIDENSI INFEKSI LUKA OPERASI AKUT BERDASARKAN GEJALA KLINIK PADA PASIEN FRAKTUR TERTUTUP DI RSU DOKTER SOEDARSO PONTIANAK TAHUN 2013

Authors

  • Rudy Kaprisyah .

Abstract

Latar Belakang:     Luka operasi dapat mengalami dehisiensi atau infeksi.
Infeksi luka operasi dapat menyebabkan perpanjangan rawat inap pasien
di rumah sakit, dilakukan operasi ulang, serta meningkatkan biaya
pelayanan kesehatan. Tujuan: Mengetahui insidensi infeksi luka operasi
akut pada pasien fraktur tertutup di RSU dr. Soedarso Pontianak.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional.
Sampel diambil dengan concecutive sampling. Semua pasien fraktur
tertutup yang dioperasi pada 18 November – 24 Desember 2013 di RSU
dr. Soedarso Pontianak. Hasil: jumlah sampel sebanyak 12 pasien.
Setelah follow up selama dua minggu didapatkan 11 pasien (92%) tidak
mengalami infeksi dan 1 pasien (8%) mengalami infeksi. Kesimpulan:
Insidensi infeksi luka operasi akut berdasarkan gejala klinis pada pasien
fraktur tertutup di RSU dr. Soedarso Pontianak masih rendah.

Kata kunci: Infeksi luka operasi akut, fraktur tertutup

Downloads

Published

2014-04-11