HUBUNGAN ANTARA MEROKOK DENGAN IMT (INDEKS MASSA TUBUH) MAHASISWA S1 UNIVERSITAS TANJUNGPURA, KALIMANTAN BARAT

Authors

  • Evirosa Violenta Sinurat .

Abstract

Latar Belakang: Survei secara nasional menemukan hampir 2/3
penduduk dari kelompok umur produktif adalah  perokok. Penelitian Sun
Ha Jee et al,

mendapat hasil bahwa IMT perokok di Jepang lebih rendah
dibandingkan bukan perokok. Hal ini juga didukung oleh penelitian Pragti
Chhabra dan Sunil K. Chhabra,

yang mendapatkan hasil bahwa perokok di
India mempunyai IMT kategori dibawah normal 30% lebih banyak
dibandingkan bukan perokok dan dari 99 studi didapatkan hasil pria yang
sehari-harinya merokok mempunyai IMT rendah 3% lebih banyak
daripada pria bukan perokok. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan antara merokok dengan IMT mahasiswa S1
Universitas Tanjungpura. Metodologi: Desain penelitian analitik dengan
pendekatan potong lintang. Jumlah sampel sebanyak 242 orang, terdiri
dari 126 current smoker dan 116 never smoker. Hasil: Current smoker
mempunyai kecenderungan 1,93 kali lebih tinggi untuk memiliki IMT <18,5
dibandingkan never smoker. Kesimpulan: Merokok memiliki hubungan
yang bermakna dengan IMT.
Kata Kunci: merokok, IMT, current smoker, never smoker

Downloads

Published

2014-04-11