GAMBARAN KARAKTERISTIK AKSEPTOR KELUARGA BERENCANA DI PUSKESMAS ALIANYANG KOTA PONTIANAK TAHUN 2013
Abstract
Latar Belakang: Indonesia merupakan negara dengan jumlah pendudukterbanyak keempat di dunia (230 juta). Pemerintah sudah berupaya untuk
mengantisipasi laju pertumbuhan penduduk yang cepat ini dengan berbagai
cara, salah satunya adalah dengan mencanangkan program Keluarga
Berencana. Angka pengguna kontrasepsi di Indonesia sudah mencapai 62%.
Data mengenai prevalensi pengguna kontrasepsi di Kalimantan Barat sudah
ada namun penelitian mengenai gambaran karakteristik akseptor keluarga
berencana secara khusus di Kalimantan Barat belum pernah dilakukan.
Tujuan: Mengetahui gambaran karakteristik akseptor keluarga berencana di
Puskesmas Alianyang Kota Pontianak tahun 2013. Metodologi: Penelitian
deskriptif dengan menggunakan data primer dari hasil wawancara langsung
terhadap responden yang merupakan akseptor KB suntik, pil dan IUD. Hasil:
Jumlah respoden akseptor KB sebanyak 100 orang yang terdiri dari 45
akseptor KB suntik, 29 akseptor KB pil dan 26 akseptor KB IUD. Kategori
dengan proporsi terbesar pada ketiga metode kontrasepsi yang digunakan
adalah kelompok usia 35-49 tahun (50%), jumlah anak yang telah dimiliki
adalah 2 orang (49%), berasal dari suku Melayu (48%), beragama Islam
((78%), pendidikan terakhir SMA/SLTA (46%), bekerja sebagai ibu rumah
tangga (tidak bekerja) sebesar 52%, memperoleh informasi mengenai KB
melalui tenaga kesehatan (97%), memiliki IMT Pre-Obes 45%, dan tidak
memiliki riwayat penyakit 84%. Kesimpulan: Terdapat beberapa perbedaan
karakteristik pada akseptorĀ berdasarkan jenis metode kontrasepsi yang
digunakan.
Kata Kunci: Karakteristik, Akseptor KB
Downloads
Published
2014-04-30
Issue
Section
Articles