HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KECEMASAN DAN TINGKAT KONTROL ASMA PADA PASIEN ASMA DEWASA DIPOLIKLINIK PARU RSUD DOKTER SOEDARSO PONTIANAK
Abstract
Latar Belakang. Tujuan dari penanganan asma adalah untuk mencapaidan mempertahankan keadaan asma yang terkontrol. Kondisi psikologis
seperti kecemasan telah dilaporkan banyak dialami oleh pasien dengan
penyakit asma dan dihubungkan dengan kontrol asma yang buruk. Belum
ada yang meneliti hubungan antara tingkat kecemasan dan tingkat kontrol
asma pada pasien asma dewasa di RSUD dr. Soedarso Pontianak.
Tujuan. Penelitian ini bertujuan menilai hubungan antara tingkat
kecemasan dan tingkat kontrol asma pada pasien asma dewasa di RSUD
Dokter Soedarso Pontianak. Metodologi. Penelitian ini merupakan
penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Penelitian
ini dilakukan di RSUD Dokter Soedarso Pontianak dari bulan Mei 2013
sampai Juli 2013. Data dikumpulkan dari 50 pasien asma dengan
menggunakan Beck Anxiety Inventory (BAI) dan Asthma Control Test
(ACT). Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-square. Hasil.
Sebanyak 31 orang (62%) pasien asma mengalami kecemasan dengan
rincian kecemasan ringan 21 orang (42%), kecemasan sedang 7 orang
(14%), dan kecemasan berat 3 orang (6%), dan sisanya 19 orang (38%)
tidak memiliki kecemasan. Terdapat hubungan yang bermakna antara
tingkat kecemasan dan tingkat kontrol asma (p=0,001). Kesimpulan.
Tingkat kecemasan mempengaruhi tingkat kontrol asma pada pasien
asma dewasa di poliklinik paru RSUD Dokter Soedarso Pontianak.
Kata kunci: tingkat kecemasan, tingkat kontrol asma, beck anxiety
inventory, asthma control test
Downloads
Published
2014-04-30
Issue
Section
Articles