HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KEJADIAN INSOMNIA PADA MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK
Abstract
Kebiasaan merokok merupakan salah satu kekhawatiran terbesar yang dihadapi dunia kesehatan. Salah satu yang dikhawatirkan dapat mengakibatkan insomnia. Insomnia dianggap sebagai gangguan pada tingkat yang menyebabkan terjaga yang berlebihan dan dapat meningkatkan aktivitas somatik, kognitif, dan kortikal yang dapat mengganggu proses dari tidur. Kandungan pada rokok yang sangat berperan dalam gangguan tidur adalah nikotin. Tujuan: Mengetahui hubungan antara kebiasaan merokok dengan kejadian insomnia pada mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura. Metodologi: Penelitian studi analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 110 orang. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah merokok. Variabel terikat pada penelitian ini adalah insomnia. Hasil: sebanyak 31,8% (35 orang) responden mengalami insomnia ringan. 56,4% (62 orang) responden mengalami insomnia sedang. Sementara 11,8% (13 orang) responden mengalami insomnia berat. Berdasarkan uji statistik yang telah dilakukan terdapat hubungan yang signifikan pada kedua variabel dengan nilai p=0,000. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kebiasaan merokok dengan kejadian insomnia pada mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura PontianakDownloads
Published
2022-10-06
Issue
Section
Articles