HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT DAN DIET DENGAN TEKANAN DARAH TERKONTROL PADA PENDERITA HIPERTENSI LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PERUMNAS I KECAMATAN PONTIANAK BARAT
Abstract
Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyebab ketiga kematian diIndonesia. Insidensi dan prevalensi hipertensi meningkat seiring
bertambahnya usia. Kepatuhan berperan dalam mengontrol tekanan
darah sehingga menurunkan dan mencegah risiko terjadinya komplikasi
hipertensi. Tujuan: penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan
antara tingkat kepatuhan minum obat dan diet dengan tekanan darah
terkontrol pada penderita hipertensi lansia di wilayah kerja Puskesmas
Perumnas I Kecamatan Pontianak Barat. Metode: Penelitian ini
merupakan studi deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional.
Cara pengambilan sampel dengan menggunakan teknik probability
sampling (simple random sampling). Pengambilan data dilakukan dengan
wawancara kepada 74 sampel yang menderita hipertensi. Data diolah
dengan menggunakan uji Chi-square dengan uji Fisher sebagai uji
alternatif. Hasil: sebanyak 35,1% subjek penelitian yang patuh minum
obat dan 33,8% patuh dalam diet, serta sebanyak 23,0% subjek penelitian
memiliki tekanan darah terkontrol. Terdapat hubungan bermakna antara
kepatuhan minum obat (p=0,000) dan diet (p=0,000) dengan tekanan
darah terkontrol. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara
tingkat kepatuhan minum obat dan diet dengan tekanan darah terkontrol.
Kata Kunci: Hipertensi, Kepatuhan, Tekanan darah
Downloads
Published
2014-07-10
Issue
Section
Articles