PENGARUH RIWAYAT DERMATITIS ATOPIK TERHADAP DURASI PEMULIHAN SKABIES DI PONDOK PESANTREN MATHLA"™UL ANWAR PONTIANAK TAHUN 2013

Authors

  • Rizka Rahmanita .

Abstract

Latar Belakang : Dermatitis atopik merupakan penyakit peradangan kulit
kronis yang dapat terjadi pada semua umur. Berbagai faktor risiko dapat
mempengaruhi dermatitis atopik. Ketidakmampuan fungsi sawar kulit pada
penderita dermatitis atopik dapat menyebabkan kulit penderita dermatitis
atopik lebih mudah mengalami infeksi ataupun infestasi mikroorganisme
termasuk skabies. Penderita skabies yang memiliki riwayat dermatitis atopik
cenderung akan menderita skabies yang lebih parah. Pengobatan skabies
biasanya memakan waktu selama dua hingga empat minggu, namun
riwayat dermatitis atopik pada penderita skabies dapat menjadi penyulit
pemulihan skabies. Penelitian mengenai peran dermatitis atopik sebagai
salah satu penyulit pemulihan penyakit kulit khususnya skabies belum
pernah dilakukan. Tujuan : Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji
pengaruh riwayat dermatitis atopik terhadap durasi pemulihan skabies di
Pondok Pesantren Mathla"™ul Anwar Pontianak. Metode : Penelitian ini
merupakan studi analitik dengan pendekatan cross sectional. Data
diperoleh dari catatan evaluasi pengobatan skabies oleh dokter spesialis
kulit Hasil : Jumlah sampel adalah 43 orang. Sebanyak 21 santri dengan
pemulihan skabies yang cepat dan 22 orang santri dengan durasi
pemulihan skabies yang lama.   Analisis data melalui uji Chi square
menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengaruh riwayat dermatitis
atopik terhadap durasi pemulihan skabies (p=0,000). Kesimpulan :
Terdapat pengaruh yang bermakna antara riwayat dermatitis atopik
terhadap pemulihan skabies


Kata kunci : Riwayat dermatitis atopik, Durasi pemulihan skabies

Downloads

Published

2014-12-30