HUBUNGAN INSOMNIA SEBAGAI FAKTOR RISIKO TERJADINYA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GANG SEHAT KECAMATAN PONTIANAK SELATAN

Authors

  • Nouval Iqbal .

Abstract

Latar Belakang: Secara global hipertensi merupakan penyebab kematian nomor satu di
dunia. Insomnia merupakan salah satu faktor resiko hipertensi.

Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan insomnia sebagai faktor
risiko terjadinya hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Gang Sehat Kecamatan Pontianak
Selatan.

Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik dengan pendekatan case control. Cara
pengambilan sampel adalah dengan teknik non-probability sampling (consecutive
sampling) dengan jumlah sampel sebanyak 90 subjek. Pengukuran yang dilakukan
meliputi tekanan darah sistolik dan diastolik serta status insomnia berdasarkan kriteria
Diagnostic Statistical Manual of Mental Disorder Fourth-edition Text Revision (DSM-IV
TR). Berdasarkan kriteria DSM-IV TR, subjek dikelompokkan dalam 2 kategori, yakni
insomnia dan non-insomnia. Berdasarkan nilai tekanan darah, subjek dikelompokkan
dalam 2 kategori, yakni non-hipertensi (normal dan prahipertensi) dan hipertensi
(hipertensi derajat 1 dan 2). Data dianalisis menggunakan program Statistical Product and
Service Solution.

Hasil: Terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara insomnia dan kejadian
hipertensi (P < 0,043). Odds Ratio [OR] dan interval kepercayaan 95% [IK]) terjadinya
hipertensi pada penderita insomnia adalah (OR 2,95; IK 1,01 "“ 8,53).

Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara insomnia dan hipertensi.
Insomnia merupakan faktor resiko hipertensi. Dalam hal ini, penderita insomnia
mempunyai resiko mengalami hipertensi 2,9 kali lebih besar dibandingkan dengan subjek
yang tidak menderita insomnia.

Kata Kunci: hipertensi, Insomnia

Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Tanjungpura,
Pontianak, Kalimantan Barat
Bagian Penyakit Dalam RSUD dr. Sudarso, Pontianak, Kalimantan Barat
Departemen Kedokteran Komunitas, Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas
Kedokteran, Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat

Downloads

Published

2015-01-16