HUBUNGAN ANTARA GANGGUAN BIPOLAR DENGAN RISIKO BUNUH DIRI PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT JIWA DAERAH SUNGAI BANGKONG PONTIANAK TAHUN 2014
Abstract
Latar Belakang: Bunuh diri kini telah menjadi suatu masalah global danmerupakan salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Bunuh
diri di Indonesia mayoritas berhubungan dengan masalah kesehatan
mental. Salah satu gangguan mental yang dapat membawa seseorang
menuju keputusan bunuh diri adalah gangguan bipolar. Tujuan: Untuk
mengetahui hubungan antara gangguan bipolar dengan risiko bunuh diri
pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Jiwa Daerah Sungai Bangkong
Pontianak. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan
pendekatan case control. Sampel dipilih dengan teknik consecutive
sampling. Sampel dikelompokkan menjadi kelompok kasus yaitu pasien
rawat inap yang berisiko bunuh diri sebanyak 30 sampel dan kelompok
kontrol yaitu pasien rawat inap yang tidak berisiko bunuh diri sebanyak 30
sampel. Pengumpulan data dilakukan berdasarkan data rekam medis.
Sampel pada kelompok kasus diwawancarai menggunakan instrumen
Beck Suicide Intent Scale untuk mengukur risiko bunuh diri. Data
kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square dan dihitung odds ratio
menggunakan SPSS16. Hasil: Hasil uji Chi-Square menunjukkan
hubungan yang bermakna antara gangguan bipolar dengan risiko bunuh
diri pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Jiwa Daerah Sungai Bangkong
Pontianak. Pasien gangguan bipolar memiliki risiko bunuh diri 4,75 kali
lebih tinggi daripada pasien gangguan non bipolar (OR=4,75; p=0,004).
Seluruh pasien gangguan bipolar memiliki risiko bunuh diri yang tinggi.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara gangguan
bipolar dengan risiko bunuh diri pada pasien rawat inap di Rumah Sakit
Jiwa Daerah Sungai Bangkong Pontianak.
Kata Kunci: Gangguan bipolar, risiko, bunuh diri, Beck Suicide Intent
Scale
1)Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas
Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat
2)Rumah Sakit Jiwa Provinsi, Singkawang, Kalimantan Barat
3)Departemen Psikiatri, Rumah Sakit Jiwa Daerah Sungai Bangkong,
Pontianak, Kalimantan Barat
4)Departemen Kedokteran Komunitas, Fakultas Kedokteran,
Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat
Downloads
Published
2015-02-05
Issue
Section
Articles