GAMBARAN PERUBAHAN BERAT BADAN PADA PENGGUNA KONTRASEPSI SUNTIK DI PUSKESMAS ALIANYANG KOTA PONTIANAK TAHUN 2011
Abstract
Latar Belakang. Perubahan berat badan merupakan efek samping yangsering terjadi pada pengguna kontrasepsi suntik. Kandungan hormon
sintetik pada kontrasepsi suntik diperkirakan dapat menyebabkan
terjadinya peningkatan berat badan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui gambaran perubahan berat badan pada pengguna
kontrasepsi suntik di Puskesmas Alianyang Kota Pontianak tahun 2011.
Metodologi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Sampel adalah
pengguna baru kontrasepsi suntik di tahun 2011 dan diambil dengan
teknik total sampling, didapatkan sebanyak 36 orang. Berat badan dan
jenis kontrasepsi suntik diambil dari rekam medik. Karakteristik pengguna
kontrasepsi suntik dan riwayat kesehatan diambil dari kuesioner, dan
aktivitas fisik diukur dengan kuesioner WHO GPAQ. Hasil. Terjadi
peningkatan berat badan pada pengguna kontrasepsi rata "“ rata sebesar
0,32 kg, 0,58 kg, 1,31 kg, dan 2,19 kg pada 3, 6, 9, dan 12 bulan pertama
pemakaian. Peningkatan paling besar terjadi pada pengguna dewasa dini,
dengan tingkat pendidikan menengah, merupakan ibu rumah tangga,
aktivitas fisik rendah, dan menggunakan Cyclofem. Pengguna kontrasepsi
suntik pada penelitian ini tidak memiliki riwayat penyakit dan konsumsi
obat yang dapat menyebabkan perubahan berat badan sebelum dan
sesudah penggunaan kontrasepsi suntik. Dua puluh lima persen
pengguna kontrasepsi suntik merupakan "early gainer" yang sebagian
besar terjadi pada pengguna usia dewasa dini, memiliki tingkat pendidikan
menengah, merupakan ibu rumah tangga, memiliki aktivitas fisik rendah,
dan menggunakan DMPA.
Kesimpulan. Terjadi peningkatan berat badan pada pengguna
kontrasepsi suntik di Puskesmas Alianyang Kota Pontianak tahun 2011.
Kata kunci: kontrasepsi suntik, berat badan
Keterangan:
1) Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas
Tanjungpura Pontianak, Kalimantan Barat
2) Departemen Pre-Klinik Kedokteran Komunitas, Kedokteran Keluarga, dan
Kesehatan Masyarakat, Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas
Kedokteran, Universitas Tanjungpura Pontianak, Kalimantan Barat
Published
2015-02-12
Issue
Section
Articles