AKTIVITAS ANTIBAKTERI INFUSA BIJI BUAH LANGSAT (Lansium domesticum Cor.)TERHADAP Streptococcus pneumoniae
Abstract
Latar Belakang: Delapan puluh persen dari populasi di dunia bergantungpada obat yang didapat dari tumbuhan untuk lini pertama pengobatan
primer. Data empiris menunjukan pemanfaatan tanaman langsat salah
satunya sebagai obat antibakteri, terutama disentri. Penelitian
membuktikan ekstrak biji langsat memiliki aktivitas antibakteri melawan
beberapa bakteri patogen saluran cerna seperti Bacillus cereus,
Staphylococcus aureus, Salmonella typhii, Escericia coli, dan Vibrio
cholera namun eksplorasi belum pernah dilakukan terhadap bakteri
patogen pada sistem lainnya. Contohnya, Streptococcus pneumoniae
yang menjadi masalah utama kesehatan global karena resistensi dan
beban penyakit yang ditimbulkannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui aktivitas antibakteri infusa biji buah langsat (Lansium
domesticum Cor.) terhadap Streptococcus pneumoniae dengan
menentukan nilai konsentrasi hambat minimum (KHM) dan konsentrasi
bunuh minimum (KBM) serta mengetahui kandungan metabolit sekunder
didalamnya. Metodologi: Penelitian ini merupakan studi eksperimental
murni dengan rancangan postest only control group design. Uji aktivitas
antibakteri dilakukan dengan metode dilusi kaldu (makrodilusi) untuk
mendapatkan KHM yang dilanjutkan dengan subkultur untuk
mendapatkan KBM. Skrining fitokimia dilakukan dengan uji tabung dengan
tiga kali pengulangan untuk setiap pemeriksaan. Hasil: KHM dan KBM
infusa biji buah langsat terhadap Streptococcus pneumoniae tidak dapat
ditentukan potensinya pada penelitian ini. Kandungan metabolit sekunder
infusa biji buah langsat yaitu saponin. Kesimpulan: Infusa biji buah
langsat tidak memiliki aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus
pneumoniae.
Kata kunci: antibakteri, infusa, langsat, Streptococcus pneumoniae
Downloads
Published
2015-02-20
Issue
Section
Articles