Model Pendidikan Karakter Terintegrasi untuk Penanaman Nilai-Nilai Dasar Harmoni Sosial bagi Daerah Rawan Konflik (Studi Pengembangan di Sekolah Dasar Kabupaten Rawan Konflik Prov. Kalbar)
DOI:
https://doi.org/10.26418/gm.v30i1.17544Abstract
Pluralisme merupakan realitas empirik yang harus dipahami dan diterima dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kesadaran akan pluralisme perlu dikenalkan dan ditanamkan sejak anak-anak berada di bangku sekolah dasar agar sejak dini dapat tumbuh kesadaran betapa penting kebersamaan, saling memahami, menghargai dan pada akhirnya dapat tercipta kehidupan yang harmoni dalam keberagaman. Penelitian yang dirancang dalam dua tahap ini diarahkan untuk menghasilkan model pendidikan karakter terintegrasi guna menanamkan nilai-nilai dasar harmoni sosial bagi siswa sekolah dasar di kabupaten rawan konflik provinsi Kalimantan Barat. Melalui uji coba model pada penelitian tahap II diperoleh simpulan bahwa model pendidikan karakter terintegrasi dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar (SD). Hal ini juga berarti bahwa nilai-nilai dasar esensial di daerah rawan konflik yaitu nilai-nilai saling menghormati dan menghargai, toleransi, kebersamaan, kebebasan, dan tanggung jawab yang dikembangkan dalam modul pembelajaran, aplikatif untuk menumbuhkan harmoni sosial bagi siswa SD.
Kata kunci: pendidikan karakter terintegrasi, harmoni sosial, daerah rawan konflik
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are not restricted by the journal from entering into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) after its publication in this journal. This approach aims to safeguard against potential plagiarism or unauthorized use of unpublished manuscripts, as outlined in the submission guidelines which state that this journal does not accept previously published manuscripts.