Kondisi Pendidikan Tingkat Sekolah Dasar Daerah Perbatasan di Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat
DOI:
https://doi.org/10.26418/gm.v28i2.481Abstract
Data untuk penelitian ini diperoleh dari Kecamatan Badau, Batang Lupar, Puring Kencana, Embaloh Hulu dan EMpanang Kabupaten Kapuas Hulu. Teknik yang dipergunakan untuk pengambilandata adalah teknik survey. Alat pengumpulan data terdiri dari format isian data untuk mengumpulkan data angka-angka dan pedoman wawancara untuk menghimpun informasi yang bersifat kualitatif dari sumber data seperti Kepala Dinas, Kepala Cabang Dinas pendidikan, Dewan Pendidikan Kabupaten dan Komite Sekolah. Data diolah dengan menggunakan metode deskriptif. Masalah yang dikemukakan dalam penelitian ini adalah gambaran umum kondisi Sekolah Dasar di daerah Perbatasan di Kabupaten kapuas Hulu dari aspek Kondisi siswa, UASBN, Sumber Daya Guru, Sumber Daya Sarana/Prasarana Sekolah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa jumlah murid tidak naik kelas masih tergolong tinggi (78 orang); hasil UASBN tahun 2009 tidak mengalami kenaikan yang significant (dibandingkan dengan tahun 2008); sumber daya guru yang berpendidikan S-1 hanya 9 orang dan yang SMA 15 orang dari 295 guru; dan sumber daya sarana/prasarana sekolah masih sangan minim.Downloads
Published
2012-12-26
Issue
Section
Articles
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are not restricted by the journal from entering into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) after its publication in this journal. This approach aims to safeguard against potential plagiarism or unauthorized use of unpublished manuscripts, as outlined in the submission guidelines which state that this journal does not accept previously published manuscripts.