PROSES BERPIKIR KREATIF MATEMATIK PESERTA DIDIK MENURUT WALLAS DALAM MEMECAHKAN MASALAH OPEN-ENDED DITINJAU DARI SELF-REGULATED LEARNING
DOI:
https://doi.org/10.26418/gm.v40i1.48165Keywords:
berpikir kreatif, open-ended, self-regulated learning, wallasAbstract
Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan proses berpikir kreatif matematik peserta didik dalam memecahkan masalah open-ended pada materi perbandingan trigonometri. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes dan wawancara. Tes dan wawancara dianalisis untuk mendeskripsikan proses berpikir kreatif peserta didik yang berpandu pada model Wallas yang meliputi tahap persiapan (preparation), inkubasi (incubation), iluminasi (illumination), dan verifikasi (verification). Semua peserta didik dianggap mampu memecahkan masalah open-ended dengan caranya sendiri dan tidak terpaku pada satu jawaban karena dalam proses penyelesainnya bervariasi melalui berbagai macam alternatif cara. Hasil penelitian menunjukan bahwa S1, S2, S3 memiliki proses berpikir kreatif tinggi karena bisa melewati tahap persiapan, inkubasi, iluminasi dan verifikasi yang baik, walaupun terdapat satu subjek yaitu S2 yang dianggap cukup dalam tahap verifikasi yang berupa proses penyimpulan masalah. Bahkan ada satu subjek yaitu S4 yang dianggap berkemampuan sedang karena bisa melewati tahap persiapan dan inkubasi dengan baik sedangkan tahap iluminasi dan verifikasi cukup. Hasil penelitian S5 merupakan peserta didik berkemampuan rendah karena hanya melewati setiap tahap dengan kurang.
References
Levav-Waynberg, A. & R. Leikin. (2009). Multiple Solution for a Problem: a Tool for Evaluationof Mathematical Thinking in Geometry. Proceedings of CERME 6, January 28th-February 1st 2009 (online). (http://ife.enslyon.fr/publications/ editionelectronique/cerme6/ wg5-11-levav-leikin.pdf diakses pada 02-03-2015).
Martin. M.O. 2009. Convergent and Divergent Thinking. [Online]. Tersedia: http:www.conptinguind.com/conver gen-divergen-creativity-thinking. [30 Sepetember 2019].
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif, Edisi Revisi. Bandung. Remaja Rosdakarya
Munandar, U. (2012). Pengembangan Kreativitas Anak Keberbakatan. Jakarta: Rineka Cipta
Nabie, M.J., Akayuure, P., & Sofo, S. (2013). Integrating Problem Solving and Investigations in Mathematics.International Journal of Humanities and Social Science, 3 (15): 46-56
Setiyani. (2013). Profil Berpikir Kreativ Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UNP yang Berkemampuan Logika Tinggi dalam Pemecahan Masalah Open Ended. Prosiding Seminar Nasional 2013.
Siswono, T . E. Y. (2010). Penjenjangan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Identifikasi Tahap Berpikir Kreatif Siswa dalam Memecahkan dan Mengajukan Masalah Matematika. Jurnal Pendidikan Matematika “Mathedu†3(1).
Siswono, T . E. Y. (2012). Penjenjangan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Identifikasi Tahap Berpikir Kreatif Siswa dalam Memecahkan dan Mengajukan Masalah Matematika. Jurnal Pendidikan Matematika “Mathedu†3(1).
Subanji. (2013). Pembelajaran Matematika Kreatif dan Inovatif. Malang: Universitas Negeri Malang. Thiagarajn
Sugiyono. (2011). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
Wessels, H. (2014). Levels of Mathematical Creativity in Model-Eliciting Activities. Journal of Mathematical Modelling and Application, 1 (9): 22-40.
Williams, G. 2007. Classroom Teaching Experiment: Eliciting Creative Mathematical Thinking. Journal for the Psychology of Mathematics Education, 4 (1): 257-264.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are not restricted by the journal from entering into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) after its publication in this journal. This approach aims to safeguard against potential plagiarism or unauthorized use of unpublished manuscripts, as outlined in the submission guidelines which state that this journal does not accept previously published manuscripts.