Feminisme, Budaya, dan Agama
DOI:
https://doi.org/10.26418/gm.v30i1.6728Abstract
Feminisme adalah sebuah gerakan yang dipelopori para tokoh perempuan dalam dunia politik yang berusaha memperjuangkan kesetaraan di segala bidang kehidupan. Dalam hal ini feminisme bukanlah sebuah model penjelasan tambahan di samping teori-teori politik lainnya. Feminisme justru melibatkan dirinya dalam konteks politik yang selalu menggugat struktur interaksi kekuasaan di antara perempuan dan laki-laki. Atau lebih lanjut dapat dikatak bahwa gerakan transformasi perempuan adalah suatu proses gerakan untuk menciptakan hubungan antara sesama manusia (laki-laki dan perempuan) agar lebih baik dan baru. Hubungan ini meliputi hubungan ekonomi, politik, kultural, ideologi lingkungan dan termasuk di dalamnya hubungan antara laki-laki dan perempuan. Masalah dalam lingkup feminisme sangat kompleks dan intens, sehingga memerlukan penyelesaian secara komprehensif dari berbagai pihak. Adanya kesadaran dari diri perempuan secara menyeluruh, pengakuan laki-laki terhadap perempuan, budaya yang tidak hanya berpihak pada laki-laki, akan turut membantu perjuangan gerakan feminisme ke arah yang lebih baik dan manusiawi, akan tetapi harus tetap sesuai dengan ukuran dan aturan agama.Kata kunci: Feminisme, Budaya, Agama
Downloads
Published
2014-08-26
Issue
Section
Articles
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are not restricted by the journal from entering into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) after its publication in this journal. This approach aims to safeguard against potential plagiarism or unauthorized use of unpublished manuscripts, as outlined in the submission guidelines which state that this journal does not accept previously published manuscripts.