EKSTRAKSI SENYAWA MITRAGININ DARI DAUN KRATOM HIJAU MENGGUNAKAN PELARUT ETANOL, PROPANOL DAN ASETON NITRIL
Abstract
Mitraginin merupakan senyawa penanda utama dalam ekstrak daun kratom yang memiliki kemampuan menghasilkan efek antinosiseptif. Mitraginin adalah senyawa yang secara eksklusif terdapat dalam tanaman kratom dan tidak ditemukan pada tumbuhan lain. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menentukan jenis pelarut yang paling efektif dalam mengekstraksi senyawa mitraginin dari daun kratom (Mitragyna speciosa). Adapun pelarut yang digunakan dalam penelitian ini adala etanol, propanol dan aseton nitril. Penelitian ini dilakukan dengan mengekstraksi senyawa mitraginin menggunakan pelarut etanol, propanol dan aseton nitril yang ditambahkan dengan asam asetat dan aquades, lalu ekstrak yang diperoleh dianalisis menggunakan HPLC. Hasil HPLC menunjukan bahwa konsentrasi senyawa mitraginin pada ekstrak hasil ekstraksi awal dengan pelarut etanol, propanol dan aseton nitril secara berturut turut adalah 3,2584%, 8,1555% dan 2,7078%. Hasil konsentrasi senyawa mitraginin setelah pemurnian dengan pelarut etanol, propanol dan aseton nitril secara berturut turut adalah 7,8353%, 3,9948% dan 2,5839%. Hasil menunjukan bahwa ekstraksi senyawa mitraginin efektif dilakukan dengan pelarut etanol karena hasil menunjukan peningkatan konsentrasi mitraginin yang di ekstrak setelah dilakukan pemurnian.Downloads
Additional Files
Published
2026-04-06
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Kimia Khatulistiwa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).