AKTIVITAS ANTI RAYAP EKSTRAK DAUN JERUK BALI (Citrus maxima (Burm.) Merr.) TERHADAP RAYAP TANAH Coptotermes sp.
Abstract
Tanaman jeruk bali (Citrus maxima (Burm.) Merr.) merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat baik dalam bidang pangan, pengobatan maupun sebagai pestisida nabati. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sifat anti rayap ekstrak daun jeruk bali yang diuji terhadap rayap tanah Coptotermes sp.,serta menentukan senyawa yang diduga berperan aktif sebagai anti rayap. Penelitian ini dibagi atas tiga tahapan, yaitu ekstraksi, skrining fitokimia, dan uji aktivitas anti rayap. Hasil skrining fitokimia menggunakan metode kromatografi lapis tipis (KLT) menunjukkan bahwa ekstrak daun jeruk bali mengandung senyawa golongan alkaloid, flavonoid, fenolik, steroid, triterpenoid, dan saponin. Uji aktivitas anti rayap dilakukan dengan metode umpan paksa. Ekstrak yang menyebabkan kematian rayap paling tinggi dengan pengurangan berat kertas umpan paling kecil berturut-turut adalah fraksi metanol (LC50 0,248%), fraksi n-heksana (LC50 0,567%), ekstrak metanol (L C50 1,249%), dan fraksi etil asetat (LC50 2,805%). Senyawa golongan fenolik dan saponin yang terdapat di dalam fraksi metanol diduga berperan aktif sebagai anti rayap. Berdasarkan hasil penelitian ekstrak daun jeruk bali memiliki aktivitas anti rayap terhadap rayap tanah Coptotermes sp..
Kata Kunci: anti rayap, Coptotermes sp., Citrus maxima (Burm.) Merr., skrining fitokimia
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).