PENAPISAN FRAKSI ANTIOKSIDAN DAUN BUAS-BUAS (Premna serratifolia Linn)
Abstract
Aktivitas antioksidan tumbuhan buas-buas (Premna serratifolia Linn) telah diketahui terdapat pada ekstrak akar, batang, serta daunnya. Selain memiliki aktivitas antioksidan, daunnya juga aktif sebagai hepatoprotektif, antitumor, antibakteri, antifungi, dan larvasida terhadap larva nyamuk Aedes aegypti. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui aktivitas antioksidan fraksi n-heksana, kloroform, dan metanol daun buas-buas dan mengetahui golongan senyawa antioksidan yang telah difraksinasi berdasarkan uji fitokimia. Ekstraksi daun dilakukan dengan cara maserasi dan partisi. Hasil partisi dilakukan uji fitokimia dan uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil). Fraksi yang memiliki aktivitas antioksidan terbesar difraksinasi menggunakan metode kromatografi vakum cair, kromatografi lapis tipis, dan kromatografi kolom gravitasi. Hasil uji fitokimia menunjukkan fraksi n-heksana mengandung senyawa steroid, fraksi kloroform mengandung senyawa alkaloid, polifenol, steroid, dan saponin. Fraksi metanol mengandung senyawa flavonoid, polifenol, terpenoid, dan saponin. Nilai IC50 dari fraksi n-heksana, kloroform, dan metanol daun buas-buas adalah 15,2240 μg/ml, 8,7729 μg/ml, dan 20,3418 μg/ml, dimana fraksi kloroform menunjukkan aktivitas antioksidan terbesar. Hasil fraksinasi (fraksi E5.7.3.5) diidentifikasi menggunakan reagen Dragendorff yang menunjukkan adanya golongan senyawa alkaloid.
Kata Kunci: Premna serratifolia Linn, antioksidan, alkaloid
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).