UJI ORGANOLEPTIS PRODUK TAHU TERSALUT KITOSAN (TAHU-EDIBLE COATING KITOSAN)
Abstract
Tahu merupakan jenis makanan yang terbuat dari kedelai. Daya simpan makanan tersebut sangat terbatas, sehingga perlu dilakukan pengawetan untuk mempertahankan kesegaran tahu. Salah satu cara untuk meningkatkan daya tahan tahu yaitu dengan menggunakan edible coating. Bahan edible coating dari kitosan dapat menggantikan penggunaan pengawet berbahaya. Pembuatan edible coating dari kitosan dilakukan dengan variasi konsentrasi 2%, 2,5%, 3%, 3,5%, 4%, dalam asam asetat 1%. Variabel pengujian dalam penelitian ini yaitu suhu (40C dan 270C) dan waktu lama penyimpanan (1 hari dan 2 hari). Uji organoleptik tingkat kesukaan yang dilakukan yaitu uji penampakan produk, tekstur, aroma dan rasa. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa semakin tinggi konsentrasi edible coating kitosan maka semakin tinggi tingkat kesukaan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panelis lebih menyukai tahu yang diberi edible coating 4% pada suhu 40C dalam waktu penyimpanan 2 hari, dengan nilai rata-rata tingkat kesukaan adalah 3,800.
Kata kunci: edible coating, kitosan, tahu
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).