UJI FOTOSTABILITAS PIGMEN BIXIN TERIMOBILISASI BENTONIT TERAKTIVASI HCl
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peranan bentonit teraktivasi sebagai material pengemban untuk meningkatkan fotostabilitas pigmen bixin melalui proses imobilisasi. Aktivasi bentonit yang dilakukan dengan metode refluks menggunakan asam klorida mampu meningkatkan rasio Si/Al mencapai 8,691 dibandingkan dengan bentonit yang belum diaktivasi yaitu 4,081 yang dianalisis dengan fluoresensi sinar-X (XRF). Proses imobilisasi pigmen bixin pada bentonit teraktivasi dilakukan dengan variasi penambahan massa bentonit dan dianalisis menggunakan spektrum inframerah (IR). Interaksi bixin dan bentonit ditunjukan dengan adanya serapan gugus karbonil (C=O) dan hidroksil (OH) karboksilat dengan bilangan gelombang secara berturut-turut 1700 dan 3400-3600 cm-1pada spektrum inframerah (IR produk imobilisasi. Uji fotostabilitas dilakukan dengan penyinaran produk imobilisasi dengan sinar UV selama 10 jam secara kontinu. Hasil memperlihatkan bahwa bentonit-bixin memiliki stabilitas lebih baik dibandingkan bixin yang ditunjukan melalui nilai konstanta laju penurunan konsentrasi. Konstanta degradasi bentonit-bixin lebih kecil yaitu 0,026 jam-1 dibandingkan dengan bixin yaitu sebesar 0,040 jam-1. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa imobilisasi pigmen bixin pada bentonit teraktivasi asam klorida mampu meningkatkan fotostabilitas pigmen bixin.
Kata kunci : bentonit teraktivasi, bixin, fotostabilitas, imobilisasi
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).