PEMANFAATAN EKSTRAK LANDAK LAUT (Diadema setosum) DARI PULAU LEMUKUTAN SEBAGAI ANTIJAMUR Candida albicans
Abstract
Landak laut (Diadema setosum) merupakan hewan laut yang tergolong dalam filum Echinodermata, dimana hingga saat ini pemanfaatan landak laut belum optimal. Padahal pada penelitian terhadap filum yang sama yaitu teripang keling (Holoturia atra) berpotensi sebagai antijamur. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk memanfaatkan ekstrak dan hasil partisi landak laut sebagai agen antijamur Candida albicans. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ekstraksi, skrining fitokimia dan difusi agar. Proses ekstraksi dilakukan secara maserasi dengan etanol dan dilanjutkan dengan partisi bertingkat menggunakan pelarut n-heksana, kloroform dan etil asetat. Uji senyawa metabolit sekunder menggunakan metode skrining fitokimia sedangkan uji aktivitas antijamur menggunakan uji difusi agar. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa golongan senyawa yang terdapat dalam ekstrak landak laut adalah alkaloid, triterpenoid, saponin dan polifenol. Hasil rata-rata diameter zona hambat (mmSD dari fraksi etanol, fraksi etil asetat dan fraksi kloroform pada konsentrasi 100 mg/mL berturut-turut adalah 22,300,24 ; 21,800,08 ; 21,120,02. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa ekstrak landak laut pada fraksi etanol, etil asetat dan kloroform konsentasi 100 mg/mL berpotensi sebagai antibiotik yang sensitif dalam membunuh jamur C.albicans.
Kata kunci : Antijamur, Candida albicans, Landak laut (Diadema setosum)
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).