PENGARUH PENAMBAHAN CaO DAN EDTA (Ethylene Daiminetetraaceetat Acid) PADA LIMBAH CAIR SAWIT DALAM PEMBENAHAN KUALITAS TANAH TERKAIT KANDUNGAN LOGAM Cu DAN Zn
Abstract
Limbah cair sawit merupakan hasil sampingan dari produksi minyak kelapa sawit yang dapat mencemari lingkungan dalam batas ambang tertentu, oleh karena itu perlu dilakukan pengolahan. Pengolahan limbah cair sawit dilakukan dengan penambahan senyawa CaO 1000 ppm dan EDTA dengan variasi konsentrasi 1%, 2% , 3%. Kemudian diberi perlakuan pengocokan dan sentrifugasi, setelah itu diaplikasikan ke tanah. Tujuan dari pengolahan ini adalah untuk mempertahankan kandungan logam Cu dan Zn dalam tanah agar dapat dimanfaatkan oleh tanah sebagai unsur hara mikro. Penambahan CaO berfungsi sebagai senyawa yang mengubah bentuk logam Cu dan Zn pada limbah agar dapat dimanfaatkan saat ditambahkan ke tanah. Nilai tertinggi kandungan Cu pada tanah dengan perlakuan pengocokan adalah saat penambahan EDTA 2% yaitu 69,18 ppm. Sedangkan dengan perlakuan sentrifugasi adalah saat penambahan EDTA 1% yaitu 75,72 ppm. Nilai kandungan Zn pada tanah dengan perlakuan pengocokan tertinggi adalah saat penambahan EDTA 2% yaitu 637,50 ppm. Sedangkan dengan perlakuan sentrifugasi adalah saat penambahan EDTA 2% yaitu 254,97 ppm. Penambahan EDTA dan CaO ini tidak terlalu berpengaruh pada perbaikan kualitas tanah terkair ketersediaan logam Cu dan Zn.
Kata Kunci: CaO , EDTA, limbah cair sawit, logam Cu, logam Zn, pengolahan
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).