ISOLASI DAN KARAKTERISASI SENYAWA STEROID FRAKSI n-HEKSANA DAUN BUAS-BUAS (Premna serratifolia L.)
Abstract
Isolasi dan karakterisasi senyawa steroid fraksi n-heksana daun buas-buas (Premna Serratifolia L.) telah dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa steroid dominan pada daun buas-buas. Proses isolasi senyawa steroid dari fraksi n-heksana daun buas-buas dilakukan menggunakan metode sokletasi, kromatografi lapis tipis, kromatografi vakum cair, kromatografi kolom gravitasi dan rekritalisasi serta karakterisasi senyawa menggunakan spektrofotometer inframerah. Ekstrak dipekatkan menggunakan rotary evaporator dan diuji secara fitokimia untuk mengetahui golongan senyawa pada ekstrak. Distribusi yang paling baik terdapat pada eluen n-heksana: etil asetat dengan perbandingan 4:1 dan ekstrak positif mengandung steroid. Fraksi diuji kemiripan distribusi senyawanya dan fraksi yang mirip digabungkan menjadi satu. Fraksi paling dominan terdapat pada fraksi B1 dan memiliki massa sebesar 3,6774 gram. Fraksi yang paling dominan diisolasi lebih lanjut. Hasil isolasi menghasilkan 19 fraksi dengan fraksi B1.1 merupakan fraksi yang paling dominan dan memilki massa 0,1203 gram. Kristal yang hasil isolasi direkristalisasi untuk proses pemurnian kristal dan menghsilkan kristal putih berbentuk jarum serta dianalisis. Hasil analisis kristal menunjukkan adanya kemiripan spektrum IR terhadap senyawa cholestane.
Kata kunci : steroid, isolasi, karakterisasi, daun buas-buas
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).