PERBANDINGAN METODE PENENTUAN Pb(II) DI SUNGAI KAPUAS SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS CARA KALIBRASI TERPISAH DAN ADISI STANDAR
Abstract
Sungai Kapuas merupakan perairan yang digunakan sebagai jalur transportasi air. Aktivitas transportasi air di Sungai Kapuas memiliki gas buangan berpotensi menimbulkan pencemaran logam berat salah satunya timbal (Pb). Kadar logam Pb dapat dianalisis menggunakan spektrofotometri ultra violet-visible dengan metode kalibrasi terpisah. Metode kalibrasi terpisah memiliki kelemahan jika sampel air yang dianalisis mengandung matriks, sehingga dipilih metode lain yaitu adisi standar. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan metode kalibrasi terpisah dan adisi standar dalam menentukan kadar timbal di Sungai Kapuas serta melakukan validasi hasil analisis dari kedua metode tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada metode kalibrasi terpisah diperoleh nilai akurasi 0,38%%-57,07%, presisi 8,06%-21,62%, LOD 2,04 mg/L, LOQ 6,8 mg/L, koefisien korelasi 0,984. Parameter analitik dengan metode adisi standar diperoleh nilai akurasi 8%-63%, presisi 9,07%-14,29%, LOD 0,08 mg/L, LOQ 0,28 mg/L dan koefisien korelasi 0,889. Hasil penentuan kadar Pb(II) dalam air Sungai Kapuas dengan metode kalibrasi terpisah dan adisi standar secara berturut-turut adalah 0,985 ±0,102 ppm dan 0,003 ±0,0036 ppm. Berdasarkan uji-t, penentuan kadar Pb dengan menggunakan spektrometri UV-Vis yang dianalisis dengan metode kalibrasi terpisah dan adisi standar menunjukkan hasil analisis yang berbeda secara signifikan. Berdasarkan parameter analitiknya, metode yang lebih baik dalam menentukan kadar Pb adalah dengan metode adisi standar.
Kata kunci: Pb(II), kalibrasi standar, adisi standar, validasi metode, spektrofotometri UV-Vis
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).