UJI STABILITAS ZAT WARNA EKSTRAK BUAH SENGGANI (Melastoma malabathricum L.)
Abstract
Antosianin merupakan pigmen berwarna merah, ungu, biru yang terdapat pada tanaman dan digunakan sebagai pewarna alami. Pada penelitian ini dilakukan uji stabilitas zat warna dan antibakteri ekstrak buah senggani (Melastoma malabathricum L.). Ekstraksi dilakukan dengan maserasi menggunakan 4 jenis pelarut yaitu metanol-asam sitrat 3%, metanol-HCl 1%, akuades-asam sitrat 3% dan akuades-HCl 1%. Jenis antosianin ditentukan dengan menggunakan KLT dan profil UV-Vis didapatkan jenis antosianinnya adalah pelargonidin. Berdasarkan metode pH-diferensial didapatkan bahwa ekstraksi dengan metanol-asam sitrat 3% menghasilkan kadar antosianin terbesar yaitu 0,880 mg/L. Uji stabilitas dilakukan pada berbagai kondisi dengan mengukur perubahan absorbansi menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Uji stabilitas terhadap suhu penyimpanan didapatkan pada suhu penyimpanan 15 0C selama 2 hari terjadi penurunan persentase absorbansi sebesar 8,9 %. Penyinaran matahari selama 3 jam mengakibatkan penurunan persentase absorbansi sebesar 12,84 %, penyinaran lampu 25 watt dan lampu UV-C selama 12 jam mengakibatkan penurunan absorbansi sebesar 5,3 % dan 6,6 %. Kondisi pH mempengaruhi stabilitas antosianin, pada pH 3 terjadi kenaikan persentase absorbansi sedangkan pH 4,5,6,7,8 terjadi penurunan persentase absorbansi. Penambahan oksidator selama 3 jam menurunkan persentase absorbansi sebesar 16,9 %.
Kata kunci : Ekstraksi, senggani, stabilitas, antibakteri
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).