BIOTRANSFORMASI LIMONEN DARI MINYAK ATSIRI KULIT JERUK PONTIANAK MENGGUNAKAN JAMUR RHIZOPUS OLIGOSPORUS DALAM MEDIA AIR KELAPA
Abstract
Jeruk Pontianak (Citrus nobilis) merupakan jeruk siam dengan ciri fisik kulitnya tipis dan mengkilat. Pemanfaatan jeruk Pontianak hanya meliputi daging buahnya saja sedangkan kulit buahnya menjadi limbah, padahal minyak atsiri kulit jeruk ini mengandung komponen senyawa limonen yang cukup besar (87% - 98%) dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai jual, namun senyawa limonen dapat diubah menjadi α-terpineol yang memiliki nilai jual yang lebih tinggi melalui proses bitransformasi menggunakan mikroorganisme. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan Rhizopus oligosporus pada biotransformasi minyak atsiri kulit jeruk Pontianak menjadi α-terpineol, serta berapa banyak produk yang dihasilkan. Penelitian ini diawali dengan isolasi minyak atsiri meggunakan metode Steam Destilation, minyak atsiri yang diperoleh dibiotransformasi menggunakan jamur Rhizopus oligosporus dalam media air kelapa. Hasil biotransformasi diekstraksi menggunakan dietil eter, dan dianalisis menggunakan GC-MS. Rendemen minyak atsiri yang diperoleh adalah 0,97% , dengan komponen utama berupa limonen yaitu sebesar 87%. Komponen utama hasil biotransformasi minyak atsiri kulit jeruk Pontianak adalah suatu senyawa eter dengan konsentrasi sebesar 78,91%.
Kata kunci: Citrus nobilis, Rhizopus oligosporus, biotransformasi
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).