PENURUNAN KADAR BAHAN ORGANIK AIR GAMBUT DENGAN MENGGUNAKAN ZEOLIT ALAM TERMODIFIKASI Fe(OH)3
Abstract
Kandungan bahan organik yang tinggi pada air gambut selain menyebabkan pH air menjadi rendah, dapat juga menjadi sumber makanan bagi mikroorganisme dalam air yang dapat menimbulkan bau jika bahan organik tersebut terurai. Pada penelitian ini dikaji kemampuan zeolit alam termodifikasi Fe(OH)3 untuk menurunkan kadar bahan organik air gambut melalui proses adsorpsi menggunakan sistem batch. Zeolit alam termodifikasi Fe(OH)3 dibuat melalui interaksi antara zeolit alam teraktivasi dengan Fe(OH)3 0,1 M. Variabel yang diuji meliputi kecepatan pengadukan, waktu kontak, dan rasio antara massa zeolit termodifikasi Fe(OH)3 dengan volume air gambut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan pengadukan optimum yang dibutuhkan adalah 150 rpm dengan waktu kontak selama 120 menit dan rasio massa zeolit termodifikasi Fe(OH)3 terhadap volume air gambut 1:20. Efektivitas penurunan kadar bahan organik yang diperoleh pada kondisi optimum adalah 72,46% dengan kemampuan zeolit termodifikasi Fe(OH)3 dalam mengikat bahan organik adalah 4,92 mg/g.
Kata kunci : air gambut, bahan organik, zeolit alam, besi(III) hidroksida
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).