SINTESIS ZEOLIT A DENGAN VARIASI SUMBER SILIKA DAN ALUMINA
Abstract
Zeolit A dapat digunakan sebagai adsorben, katalis, membran, maupun penukar ion. Zeolit A sebagai penukar ion memiliki kapasitas tukar kation yang besar sehingga dapat digunakan untuk mengurangi pencemaran kadar logam di lingkungan. Dengan besarnya fungsi dari zeolit A, maka penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mensintesis zeolit A sintetis dengan variasi sumber silika dan alumina. Sumber silika dan alumina yang digunakan adalah dari kaolin Capkala dan dari lumpur PDAM Kota Pontianak. Sintesis dilakukan dengan mereaksikan kandungan silika dan alumina pada kaolin Capkala dan lumpur PDAM Kota Pontianak dengan NaOH melalui proses hidrotermal. Karakterisasi produk sintesis dilakukan dengan menggunakan analisis X-Ray Diffraction (XRD), X-Ray Fluoresence (XRF), dan uji kapasitas penukar kation (KTK). Berdasarkan difraktogram sinar-X dari produk sintesis zeolit A menunjukkan adanya puncak-puncak khas dari zeolit A standar pada 2θ=23,960; 27,080; 29,910; dan 34,150. Rasio Si/Al dari zeolit A sintetis hasil analisis XRF mempengaruhi besarnya kapasitas tukar kation. Uji kapasitas tukar kation dari kaolin Capkala sebagai sumber silika dan alumina adalah sebesar 145,17 cmol+/kg, sedangkan uji kapasitas tukar kation dari lumpur PDAM sebagai sumber silika dan alumina adalah sebesar 219,82 cmol+/kg.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).