PENGARUH JENIS PELARUT TERHADAP EKSTRAKSI ASAM HUMAT DARI KOMPOS KOTORAN SAPI
Abstract
Kompos merupakan bahan organik yang terdiri dari sisa-sisa tanaman, hewan, ataupun sampah-sampah kota yang telah mengalami pelapukan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh jenis pelarut terhadap rendemen dan karakteristik asam humat yang dihasilkan dari kompos kotoran sapi. Tahapan yang dilakukan pada penelitian dimulai dari ekstraksi asam humat dengan jenis pelarut basa (KOH dan NaOH) dan garam (K2CO3 dan Na2CO3), kemudian dilanjutkan dengan penambahan HCl. Tahapan selanjutnya adalah pencucian asam humat berulang kali hingga dapat dipastikan bebas ion Cl-. Asam humat yang telah diperoleh kemudian dikarakterisasi gugus fungsinya secara kualitatif dengan spektrofotometer FTIR dan analisis secara kuantitatif untuk menyelidiki gugus ("“OH) total, karboksilat ("“COOH) dan gugus "“OH fenolik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa larutan NaOH lebih efektif dalam mengekstraksi kompos sehingga menghasilkan rendemen lebih banyak dari pelarut lainnya yaitu 4,94%. Hasil uji FTIR menunjukan adanya gugus "“OH fenolik (3354,00; 3339,39; 3294,35 dan 3341,19 cm-1), karbonil (C=O) (1633,45; 1619,06; 1629,23 dan 1620,91 cm-1), aromatik (C=C) (1619,06; 1629,23 dan 1620,91 cm-1), -CH alifatik (2939,63; 2936,75 dan 2938,60 cm-1) dan "“NH (3354,00; 3339,39; 3294,35 dan 3341,19 cm-1). Asam humat yang diekstraksi dengan NaOH memiliki kandungan keasaman total, gugus karboksilat dan gugus fenolik berturut-turut adalah 625 cmol kg-1, 250 cmol kg-1 dan 375 cmol kg-1.
Kata Kunci: kompos, asam humat, FTIR, nilai keasaman total
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).