PENGGUNAAN KULIT KERANG DARAH SEBAGAI KOAGULAN AIR GAMBUT
Abstract
Air gambut memiliki kandungan zat organik yang tinggi, sehingga perlu dilakukan pengolahan dengan proses koagulasi-flokulasi agar diperoleh air bersih. Koagulan yang digunakan dalam penelitian ini adalah limbah kulit kerang darah (Anadara granosa). Kulit kerang dihaluskan menjadi serbuk kemudian dilakukan kalsinasi pada suhu 9000C. Pengolahan air gambut menjadi air bersih dilakukan dengan memvariasikan massa dari koagulan CaO (kalsium oksida) massa 800 mg/L, 900 mg/L dan 1000 mg/L yang dikontakkan dalam 1 L air gambut. Parameter pengujian adalah pH, kekeruhan, Chemical Oxygen Demand (COD), Biological Oxygen Demand (BOD). Variasi massa 800 mg/L, 900 mg/L dan 1000 mg/L menunjukkan nilai parameter pengujian yang berbeda tidak signifikan. Proses koagulasi dan flokulasi yang baik dihasilkan pH 12,41 ± 0,39, kekeruhan 5,36 ± 0,09 NTU, COD 51,21 ± 5,50 mg/L dan BOD 6,30 ± 1,78 mg/L. Hasil penelitian ini, dapat disimpulkan jumlah koagulan kulit kerang darah yang terbaik untuk pengolahan air gambut adalah massa 800 mg/L.
Kata kunci: air gambut, CaO, pH, kekeruhan, COD, BOD
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).