PENENTUAN KEMAMPUAN PENGGUNAAN ULANG KOMPOSIT KITOSAN-KARBON PADA PROSES ADSORPSI Ce(IV)
Abstract
Adsorben komposit kitosan-karbon yang dihasilkan dari modifikasi kitosan terlapisi oleh karbon dalam bentuk beads terikat silang oleh gluataraldehid telah dibuat pada penelitian ini. Tujuan dari penelitian adalah untuk menghitung persen regenerasi dan menjelaskan stabilitas kimia dan termal adsorben komposit. Kemampuan penggunaan ulang adsorben ditentukan dengan cara mengontakkan adsorben dengan larutan Ce(SO4)2, kemudian adsorben diregenerasi dan digunakan kembali pada proses adsorpsi logam Ce(IV). Hasil karakterisasi komposit kitosan karbon menggunakan FTIR menunjukkan terjadi ikat silang antar gugus kitosan karena penambahan glutaraldehid, dengan terbentuknya imina (C=N) yang diindikasikan dengan munculnya puncak yang khas pada bilangan gelombang 1639,19 cm-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas adsorpsi adsorben pertama hasil regenerasi (93,26%) dan kapasitas adsorpsi adsorben kedua hasil regenerasi (100%) sama dengan kapasitas adsorpsi adosrben awal. Stabilitas terhadap asam menunjukkan bahwa adsorben awal dan adsorben hasil regenerasi stabil terhadap asam asetat dalam rentang konsentrasi 1-10%. Analisis DTA-TGA menunjukkan bahwa adsorben hasil regenerasi lebih stabil secara termal daripada adsorben awal.
Kata kunci: regenerasi, komposit kitosan-karbon, adsorpsi, Ce(IV)
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).