SENYAWA ANTIINFLAMASI DARI FRAKSI ETIL ASETAT DAUN DARUJU (Acanthus ilicifolius) TERHADAP UDEM KAKI MENCIT (Mus musculus) YANG DIINDUKSI KARAGENAN
Abstract
Telah dilakukan penelitian tentang senyawa antiinflamasi dari fraksi etil asetat daun daruju (Acanthus ilicifolius) terhadap udem kaki mencit (Mus musculus) yang diinduksi karagenan melalui beberapa tahapan yaitu isolasi, karakterisasi dan uji antiinflamasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan aktivitas senyawa antiinflamasi dari fraksi etil asetat daun daruju terhadap udem kaki mencit yang diinduksi karagenan, dan menentukan karakter senyawa antiinflamasi tersebut. Hasil isolasi fraksi etil asetat daun daruju diperoleh isolat fenolik sebanyak 7,2 mg yang memiliki sifat fisik bewarna kuning kehijauan dan titik leleh 287-291oC. Ekstrak, masing-masing fraksi, dan isolat dilakukan uji antiinflamasi terhadap kaki mencit yang disuntikan secara subkutan dengan karagenan 1%. Hasil penelitian menunjukan isolat dan fraksi etil asetat lebih efektif menurunkan udem dibandingkan dengan hasil uji lainnya, pada dosis 1,5 mg/kgBB, dengan persen udem pada jam ketiga yaitu isolat 52,7%, dan fraksi etil asetat 41,7%. Analisis spektrofotometer UV-VIS diperoleh serapan maksimum 284 dan 350 nm yang menunjukan adanya transisi elektronik π→π*; π→π* dan n→π*. Setelah penambahan pereaksi NaOH terjadi pergeseran panjang gelombang lebih tinggi dari 204 nm ke 210 nm, pada panjang gelombang maksimum juga terlihat adanya pita I dan pita II yang merupakan karakteristik golongan senyawa flavonoid. Berdasarkan uji metabolit sekunder menunjukkan adanya flavonoid dengan cerium sulfat dan fenolik dengan FeCl3.
Kata kunci : Acanthus ilicifolius daun, mencit, antiinflamasi, udem
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).